Labels

Popular posts

Mau pesan desain murah?

Mampir aja di www.facebook.com/MitraGalaxy.Jasa Kami juga menerima berbagai jenis layanan dan jasa lho !!! Ayo segera lakukan pemesanan .... :D
Mister Initial-F Copyright Blog. Diberdayakan oleh Blogger.

Tampilkan postingan dengan label Tugas JARKOM. Tampilkan semua postingan

Minggu, 02 Juni 2013
Posted by Unknown

192.168.1.0 /24

Kebutuhan terbesar adalah 58 host, maka dapat di akomodir dengan /26.
Dengan 192.168.1.0 /26 , maka di bagi 4 network.
Host :            2n-2
                        26-2 = 62

NETWORK
HOST
BROADCAST
192.168.1.0
192.168.1.1 - 192.168.1.62
192.168.1.63
192.168.1.64
192.168.1.65 - 192.168.1.126
192.168.1.127
192.168.1.128
192.168.1.129 - 192.168.1.190
192.168.1.191
192.168.1.192
192.168.1.193 - 192.168.1.254
192.168.1.255


Dengan 62 host maka dapat memenuhi kebutuhan LAN 4 (SEMARANG) yang membutuhkan 58 host. Yaitu pada network 192.168.1.0.
Untuk LAN 1 (PEKALONGAN), kita dapat membagi network 192.168.1.64 dengan /27.
Yaitu sebagai berikut :
Host :            2n-2
                        25-2 = 30

NETWORK
HOST
BROADCAST
192.168.1.64 /27
192.168.1.65 - 192.168.1.94
192.168.1.95
192.168.1.96 /27
192.168.1.97 - 192.168.1.126
192.168.1.127


LAN 1 (PEKALONGAN) dengan 26 host, maka dapat di masukkan kedalam network 192.168.1.64 /27.
Untuk kebutuhan LAN 2(SURABAYA) dan LAN 3(JAKARTA), dengan membagi network 192.168.1.96 dengan menggunakan /28. yaitu sebagai berikut :
Host  :           2n-2
                        24-2 = 14

NETWORK
HOST
BROADCAST
192.168.1.96 /28
192.168.1.97 - 192.168.1.110
192.168.1.111
192.168.1.112 /28
192.168.1.113 - 192.168.1.126
192.168.1.127


Berdasarkan pembagian diatas, maka LAN 2(SURABAYA) dengan kebutuhan 10 host akan dimasukkan kedalam network 192.168.1.96 /28 , dan LAN 3(JAKARTA) dengan kebutuhan 10 host akan dimasukkan kedalam network 192.168.1.112 /28.

192.168.1.0 /24

Kebutuhan terbesar adalah 58 host, maka dapat di akomodir dengan /26.
Dengan 192.168.1.0 /26 , maka di bagi 4 network.
Host :            2n-2
                        26-2 = 62

NETWORK
HOST
BROADCAST
192.168.1.0
192.168.1.1 - 192.168.1.62
192.168.1.63
192.168.1.64
192.168.1.65 - 192.168.1.126
192.168.1.127
192.168.1.128
192.168.1.129 - 192.168.1.190
192.168.1.191
192.168.1.192
192.168.1.193 - 192.168.1.254
192.168.1.255


Dengan 62 host maka dapat memenuhi kebutuhan LAN 4 (SEMARANG) yang membutuhkan 58 host. Yaitu pada network 192.168.1.0.

Untuk LAN 1 (PEKALONGAN), kita dapat membagi network 192.168.1.64 dengan /27.
Yaitu sebagai berikut :
Host :            2n-2
                        25-2 = 30

NETWORK
HOST
BROADCAST
192.168.1.64 /27
192.168.1.65 - 192.168.1.94
192.168.1.95
192.168.1.96 /27
192.168.1.97 - 192.168.1.126
192.168.1.127


LAN 1 (PEKALONGAN) dengan 26 host, maka dapat di masukkan kedalam network 192.168.1.64 /27.
Untuk kebutuhan LAN 2(SURABAYA) dan LAN 3(JAKARTA), dengan membagi network 192.168.1.96 dengan menggunakan /28. yaitu sebagai berikut :
Host  :           2n-2
                        24-2 = 14

NETWORK
HOST
BROADCAST
192.168.1.96 /28
192.168.1.97 - 192.168.1.110
192.168.1.111
192.168.1.112 /28
192.168.1.113 - 192.168.1.126
192.168.1.127


Berdasarkan pembagian diatas, maka LAN 2(SURABAYA) dengan kebutuhan 10 host akan dimasukkan kedalam network 192.168.1.96 /28 , dan LAN 3(JAKARTA) dengan kebutuhan 10 host akan dimasukkan kedalam network 192.168.1.112 /28.

Basic Router CLI(Command-line Interface) Show Command

Senin, 18 Maret 2013
Posted by Unknown

Assalamu’alaikum dan Salam Blogger utk semua, sepertinya udah lama juga ya ane gak ngupdate blog ane lagi nih .... Lama banget deh rasanya....(curhat)hehehe.. Nah, berhubungan ane dapet tugas kuliah lagi nih tentang jaringan komputer, skalian aja deh ane sharing-sharing ilmu tentang perintah-perintah dasar untuk Router CLI(Command-line Interface).

PROTOCOL ISP SERVICE

Senin, 31 Desember 2012
Posted by Unknown
PROTOCOL ISP SERVICE

1.    DNS
Sistem Penamaan Domain : SNR, atau dalam bahasa Inggris: Domain Name System(DNS) adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host ataupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di dalam jaringan komputer, misalkan: Internet. DNS menyediakan alamat IP untuk setiap nama host dan mendata setiap server transmisi surat (mail exchange server) yang menerima surel (email) untuk setiap domain. Menurut browser Google Chrome, DNS adalah layanan jaringan yang menerjemahkan nama situs web menjadi alamat internet.

Cara mengkoneksikan beberapa PC dengan Router

Rabu, 24 Oktober 2012
Posted by Unknown

Cara Menghubungkan Dua Jaringan(Network) Dengan Router

Jumat, 28 September 2012
Posted by Unknown
Berikut adalah cara menghubungkan dua jaringan dengan router :

1. Siapkan 4 PC/Laptop
2. Siapkan 2 buah switch
3. Siapkan 1 Router
4. Hubungkan semua perangkat dengan kabel Straight
5. Setting dua buah jaringan pada PC tersebut
6. Berikan dua buah Gateway yang berbeda pada dua jaringan tersebut
7. Setting 2 IP pada Router sesuai dengan Gateway pada dua jaringan tersebut

AFRINIC(Network Information Center Afrika)

Senin, 24 September 2012
Posted by Unknown

TENTANG AFRINIC :

AfriNIC (Network Information Center Afrika) adalah registri Internet regional (RIR) untuk Afrika. Kantor pusatnya berada di Ebene City, Mauritius. Adiel Akplogan adalah CEO registri itu. Pada November 2010, AfriNIC memiliki 18 orang staf.

Sebelum AfriNIC dibentuk, alamat IP untuk Afrika didistribusikan oleh Informasi Asia-Pasifik Jaringan Centre (APNIC), Registry Amerika untuk Bilangan internet (ARIN), dan RIPE NCC.

ICANN sementara diakui AfriNIC pada tanggal 11 Oktober 2004. Registri menjadi operasional pada tanggal 22 Februari 2005. ICANN memberikan pengakuan akhir bulan April 2005.

AfriNIC telah dialokasikan blok alamat IPv4 41.0.0.0 / 8, 102.0.0.0 / 8, 105.0.0.0 / 8 dan 197.0.0.0 / 8 dan IPv6 blok 2c00 :: / 12 dan 2001:4200 :: / 23. AfriNIC juga mengelola ruang alamat untuk 196.0.0.0 / 8 dan 154.0.0.0 / 8.

IANA (Internet Assigned Numbers Authority)

Apa Itu IANA ?


IANA, singkatan dari Internet Assigned Numbers Authority adalah sebuah organisasi yang didanai oleh pemerintah Amerika Serikat yang mengurusi masalah penetapan parameter protokol internet, seperti ruang alamat IP, dan Domain Name System (DNS). IANA juga memiliki otoritas untuk menunjuk organisasi lainnya untuk memberikan blok alamat IP spesifik kepada pelanggan dan untuk meregistrasikan nama domain. IANA juga bertindak sebagai otoritas tertinggi untuk mengatur root DNS yang mengatur basis data pusat informasi DNS, selain tentunya menetapkan alamat IP untuk sistem-sistem otonom di dalam jaringan Internet. IANA beroperasi di bawah naungan Internet Society (ISOC). IANA juga dianggap sebagai bagian dari Internet Architecture Board (IAB).
IANA memberikan tanggungjawab dalam mengatur pengaturan ruang alamat IP dan DNS kepada tiga badan lainnya yang bersifat regional, yakni sebagai berikut:
American Registry for Internet Numbers (ARIN), yang bertanggungjawab dalam menangani wilayah Amerika Utara, Amerika Selatan, dan Afrika bagian Selatan (sub-Sahara).
Réeseaux IP Européens (RIPE), yang bertanggungjawab dalam menangani wilayah Eropa dan Afrika bagian utara (Sahara).
Asia Pacific Network Information Center (APNIC), yang bertanggungjawab dalam menangani kawasan Asia dan Australia.
IANA akan digantikan oleh sebuah badan nonprofit internasional yang disebut sebagai Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN), karena meningkatnya penggunaan Internet.

IDNIC(Indonesia Network Information Center)

   Menurut sumber di situs resmi IDNIC(www.idnic.net) , IDNIC memiliki latar belakang dengan pertumbuhan jaringan Internet yang cukup pesat, kebutuhan untuk mengorganisir informasi jaringan secara baik dan berkesinambungan sangan diperlukan. Tanpa adanya basis informasi jaringan yang dikelola dengan baik, pertumbuhan Internet di Indonesia akan terhambat, bahkan dapat menimbulkan kekacauan yang mengganggu stabilitas jaringan Internet secara keseluruhan. Pengelolaan informasi nasional adalah tanggung jawab yang harus kita pikul demi nama baik bangsa Indonesia.
      Di negara-negara lain, pusat informasi jaringan yang lebih di kenal sebagai “Country NIC” telah banyak dikembangkan. Karena latar belakang pertumbuhan Internet yang cukup beragam disetiap negara, pusat informasi jaringan di suatu negara bisa saja dikelola oleh swasta, akademi atau pemerintah. Di kawasan Asia telah dikenal adanya JP-NIC (Jepang) yang didukung oleh PJI PJI di Jepang, TW-NIC (Taiwan) yang dikelola oleh Pusat Komputer Kementrian Pendidikan Taiwan, KR-NIC (Korea) yang disponsoro oleh National Computerization Agency, dan SG-NIC (Singapura) yang dikelola oleh National Computer Board milik Pemerintah Singapura.
      Peranan dan lingkup kerja dari country NIC juga bisa berbeda di setiap negara. Ada yang terfokus pada pembagian alamat IP, pendaftaran dan pengelolaan domain, ataupun informasi-informasi lain yang relevan. Untuk Indonesia, fungsi pendaftaran dan pengelolaan domain TLD-ID Country (Top Level Domain yang menandakan negara Indonesia) sudah dipelopori oleh Pusat Ilmu Komputer Universitas Indonesia (PUSILKOM UI).

IP Publik dan IP Privat


Internet Protocol atau disingkat IP alamat umumnya ada dua jenis yaitu Publik dan Privat.
Jika Anda pernah bertanya-tanya untuk mengetahui apa perbedaan antara alamat IP, publik dan pribadi, maka Anda berada di tempat yang tepat. Dalam posting kali ini saya akan mencoba menjelaskan perbedaan antara ip publik dan alamat IP pribadi dalam istilah awam sehingga menjadi sederhana dan mudah untuk dipahami.